IKATAN MAHASISWA PEMUDA PELAJAR MATAOLEO GELAR AKSI DAMAI, SATPOL PP BOMBANA LAKUKAN PENGAMANAN

oleh -1 views

Bombana, Tim Humas Satpol PP – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bombana melaksanakan pengamanan dan pemantauan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Mataoleo Kendari Sulawesi Tenggara, Selasa (2/6/2026).

Aksi yang diikuti sekitar 15 orang peserta tersebut dimulai pada pukul 11.00 WITA dengan titik kumpul di Tugu Brimob Kabupaten Bombana. Massa aksi melakukan konsolidasi dan menyampaikan orasi secara bergantian sebelum bergerak menuju Kantor Bupati Bombana dan Kantor DPRD Kabupaten Bombana untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Mataoleo.

Dalam aksinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Pemerintah Kabupaten Bombana untuk berkoordinasi terkait rencana pengerjaan jalan di Kecamatan Mataoleo, meminta DPRD Kabupaten Bombana menjalankan fungsi pengawasan terhadap perencanaan pembangunan jalan, serta mendesak agar pelaksanaan proyek pembangunan dilakukan sesuai perencanaan, lokasi, dan kebutuhan masyarakat.

Setibanya di Kantor Bupati Bombana, massa aksi diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K, yang memberikan penjelasan terkait status dan rencana pembangunan jalan tersebut. Dalam keterangannya, Sekda menjelaskan bahwa Jalan Mataoleo telah berstatus sebagai jalan provinsi sejak tahun 2023 dan telah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara pada Tahun Anggaran 2026 dengan target penanganan sekitar 10 kilometer.

“Pemerintah Kabupaten Bombana tetap mengawal dan memperjuangkan usulan pembangunan jalan tersebut. Adapun penentuan titik nol pembangunan nantinya akan berdasarkan hasil survei teknis yang dilakukan oleh pihak terkait,” jelasnya.

Menanggapi penjelasan tersebut, koordinator lapangan aksi menyampaikan harapan agar DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dapat turun langsung meninjau kondisi jalan di Kecamatan Mataoleo. Selain itu, massa juga meminta transparansi terkait penentuan titik nol proyek serta mendorong dibuatnya berita acara kesepakatan sebagai bentuk komitmen bersama.

Usai menyampaikan aspirasi di Kantor Bupati, massa aksi melanjutkan kegiatan ke Kantor DPRD Kabupaten Bombana. Di lokasi tersebut, massa diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Iskandar, S.P, yang menyatakan komitmen lembaganya untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap program pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kami akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan melalui mekanisme kelembagaan dan koordinasi dengan instansi terkait agar pembangunan yang direncanakan dapat berjalan sesuai harapan masyarakat,” ujar Iskandar.

Sementara itu, pengamanan kegiatan dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh Kasi Operasi dan Pengendalian, Suriadi Suhar, S.IP, dengan melibatkan 27 personel. Pengamanan juga dilaksanakan secara terpadu bersama unsur Polri dan instansi terkait guna memastikan jalannya aksi berlangsung tertib dan kondusif.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bombana, H. Pajawa Tarika, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Satpol PP hadir untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban umum,” ujarnya.

Setelah seluruh tuntutan dan aspirasi disampaikan, kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi bersama personel pengamanan. Aksi unjuk rasa berakhir pada pukul 15.15 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. (Dok_HS)